Sunday, 27 February 2011

Jembatan Selat Sunda : Perlukah bagi Bangsa Indonesia?

by Restaditya Harris

Latar Belakang

clip_image002Selat Sunda yang berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, telah menjadi jalur lintasan kapal laut sejak lama. Selat Sunda tidak hanya menghubungkan Australia melalui Samudera Hindia dengan daratan Asia, tetapi juga menghubungkan dua pulau utama di Republik Indonesia ini, yaitu Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Pada selat ini terdapat dua pelabuhan penyeberangan antar pulau yaitu di Merak, Banten, pada sisi Pulau Jawa dan di Bakauheni, Lampung, pada sisi Pulau Sumatera. Dua pelabuhan ini melayani seluruh aktifitas perdagangan dan kegiatan lainnya antara kedua pulau tersebut. Selat Sunda sudah sejak lama menjadi jalur pelayaran internasional antara Australia dengan daratan Asia dan juga dilalui kapal berbagai jenis serta kebangsaan.

Selat Sunda memiliki lebar pada titik penyeberangan sekitar 37 kilometer dengan beberapa pulau kecil di tengah-tengahnya, termasuk Gunung Anak Krakatau yang masih aktif. Dengan lebar 39 kilometer, perjalanan kapal laut memakan waktu 1,5-2 jam untuk sekali penyeberangan. Pada beberapa tahun belakangan ini, kerap terjadi kemacetan akibat antrian kendaraan pengangkut barang di jalan tol menuju merak. Alasan yang diutarakan sebagai penyebab kemacetan itu adalah buruknya manajemen pengelolaan pelabuhan dan kurangnya armada kapal feri. Untuk mengatasi persoalan itu, pemerintah teringat kepada sebuah ide revolusioner untuk membangun Jembatan Selat Sunda (JSS) yang sudah terlebih dahulu dicetuskan pada tahun 1960 oleh Prof. Sedyatmo dari Institut Teknologi Bandung.

Jembatan Selat Sunda yang direncanakan memiliki panjang 31 kilometer dan melalui 2 pulau kecil ditengah-tengah Selat Sunda merupakan bagian dari rencana Trans Asia Highway dan Trans Asia Railway. Sebenarnya ide mengenai JSS ini sudah lama berada di benak para insinyur terkemuka Indonesia di Institut Teknologi Bandung, bahkan mereka sudah melakukan studi mengenai rencana pembangunannya seperti yang dilakukan oleh Prof. Wiratman Wangsadinata dan Dr.Ir. Jodi Firmansyah pada tahun 1997. Pembangunan Selat Sunda diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, serta meningkatkan perekonomian kedua pulau yang terhubung.

Data-data dan Perkiraan

· Kapasitas Jalan Tol Jembatan Selat Sunda

JSS memiliki kapasitas maksimum 160.000 kendaraan roda 4 atau lebih dan 31.000 motor setiap hari. Diperkirakan kapasitas maksimal adalah 550.000 orang per hari.

· Kapasitas Angkut Kereta Api Jembatan Selat Sunda

clip_image004Kereta api dapat mengangkut 1,75 juta ton barang setiap tahun atau 4700 ton per hari. Satu gerbong kereta ekonomi dapat memuat 100-150 orang dan setiap rangkaian kereta terdiri dari 10 gerbong, sementara kereta eksekutif dapat mengangkut 50-75 orang per gerbong dengan rangkaian 8-10 gerbong. Diperkirakan bahwa dalam sehari kereta api dapat mengangkut 300.000 penumpang melintasi selat sunda.

· Kapasitas Angkut Kapal Feri Selat Sunda

clip_image006Kapal feri dapat mengangkut sekitar 1000 orang dan sekitar 50-80 mobil dan motor untuk sekali penyeberangan. Kapal feri yang tersedia bersama kapal cepat berjumlah sekitar 33 kapal dengan total kapasitas angkut 240.000 orang dan kendaraan sekitar 13.000 setiap harinya.

· Estimasi Biaya Pembuatan Jembatan Selat Sunda

Biaya pembuatan Jembatan Selat Sunda diperkirakan paling minimal akan mencapai 140 trilliun rupiah dan dapat juga lebih. Biaya tersebut bahkan belum termasuk biaya perawatan.

· Estimasi Perbaikan Pelabuhan dan Armada Kapal Feri di Selat Sunda

Untuk perbaikan pelabuhan, dapat dikatakan 1,5 trilliun rupiah untuk Pelabuhan Merak dan Bakauheni akan sangat membantu meningkatkan kualitas kedua pelabuhan tersebut. Biaya pengadaan kapal feri berbobot mati 4.000 ton sekitar 500 milliar rupiah dengan kapasitas angkut 1000 orang serta 50-80 mobil dan motor.

· Waktu Tempuh Moda Transportasi Melintasi Selat Sunda

Waktu tempuh menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal mencapai 1,5-2,5 jam. Lamanya waktu penyeberangan menggunakan kapal diakibatkan buruknya manajemen proses keluar-masuk kendaraan di pelabuhan. Waktu tempuh dengan kereta api dan kendaraan roda 4 atau lebih hanya sekitar 30 menit.

· Kawasan Ekonomi dan Infrastruktur Pendukung

clip_image008Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda akan dilanjutkan dengan pengembangan daerah ekonomi khusus disekitar jembatan dan infrastruktur pendukung. Jembatan Selat Sunda tidak akan berfungsi jika tidak didukung oleh infrastruktur tambahan di Pulau Jawa dan Sumatera seperti jalan tol dan rel kereta api. Karena itu, diperlukan sekitar 20-50 trilliun lagi untuk mewujudkan infrastruktur pendukung ini termasuk biaya-biaya perawatan.

Permasalahan

Jembatan Selat Sunda bukanlah sebuah jembatan yang sering kita lihat sehari-hari. Jembatan ini memiliki berbagai permasalahan mulai dari masalah teknis hingga dana. Tidak dapat dipungkiri bahwa masalah teknis dalam pembangunan jembatan ini sangat besar sebagai akibat lokasi geografisnya. Jembatan ini berada di dekat Gunung Anak Krakatau yang masih aktif, selain itu juga dekat dengan ring of fire dan patahan lempeng tektonik. Masalah dari sisi pendanaan adalah, uang sebesar 100 trilliun bukan jumlah yang sedikit bagi bangsa Indonesia. Indonesia pada kenyataannya sampai saat ini masih memiliki defisit APBN dan hutang dalam jumlah besar.

Analisis Positif Negatif Pembangunan JSS

· Ekonomi

Sisi positif:

§ Menjadi infrastruktur yang akan menopang pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa dan Sumatera untuk jangka waktu panjang.

§ Menjadi infrastruktur yang akan mempercepat arus barang dan jasa antar kedua pulau di tahun-tahun mendatang.

§ Menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru ketika konstruksi dimulai hingga selesai.

§ Menciptakan nilai tambah ekonomi bagi kawasan di sekitar JSS.

Sisi negatif:

§ Menelan biaya yang sangat besar dan akan memberatkan APBN tahun-tahun ketika konstruksi dimulai, termasuk ketika jembatan selesai dan perlu perawatan.

§ Pembiayaan dari pihak swasta sebaiknya digunakan untuk membangun industri lain terlebih dahulu atau memperbaiki infrastruktur yang sudah ada.

§ Rencana pembiayaan dengan obligasi pemerintah akan menambah hutang pemerintah.

§ Akan mematikan industri dan jasa penyeberangan menggunakan kapal feri seperti di Jembatan Suramadu.

· Sosial

Sisi positif:

§ Mempercepat interaksi dan perpindahan masyarakat antar kedua pulau.

§ Jika rencana Asia Trans Highway dan Asia Trans Railway terwujud, maka akan memudahkan Indonesia untuk berinteraksi dengan daratan Asia.

Sisi negatif:

§ Dampak lanjutan dari hilangnya industri dan jasa pelayaran akan menciptakan pengangguran baru.

§ Akan menyulitkan pelayaran di Selat Sunda karena terhalang jembatan.

§ Psikologis masyarakat yang belum siap seperti di Jembatan Suramadu sehingga terjadi perusakan dan pencurian material jembatan.

clip_image010

· Teknis dan Infrastruktur

Sisi positif:

§ Kemampuan teknis dan perencanaan sudah dimiliki oleh insinyur-insinyur Indonesia dari PT Wijaya Karya Tbk, Institut Teknologi Bandung, dan instansi lainnya.

§ Kemampuan untuk suplai material sudah dimiliki oleh PT. Krakatau Steel Tbk dan berbagai industri dalam negeri lainnya.

Sisi negatif:

§ Jembatan Selat Sunda akan memiliki suspension bridge dengan main span jauh lebih panjang daripada jembatan yang sudah dibangun di dunia sebelumnya, sehingga tidak ada acuan yang nyata dalam pembangunannya.

§ Lokasi Jembatan Selat Sunda sangat dekat dengan patahan lempeng tektonik dan Gunung Anak Krakatau yang masih aktif dan selalu terjadi gempa-gempa.

§ Jembatan Selat Sunda yang berada di tengah laut sangat rentan terhadap angin dan dinamika cuaca lainnya.

· Politik

Sisi positif:

§ Pemerintah memiliki niat yang kuat untuk mewujudkannya, termasuk pemerintah daerah di Banten dan Pulau Sumatera.

§ Keberhasilan proyek ini akan meningkatkan popularitas pemerintah dan prestise Indonesia di dunia internasional.

Sisi negatif:

§ Niat kuat pemerintah ini dimiliki oleh Kabinet Indonesia Bersatu II, jika pemerintahan ini berakhir dan begitu juga jajaran pemerintah daerah serta DPR/DPRD, keberlangsungan proyek dapat tersendat kemudian. Apalagi proyek ini dibagi menjadi beberapa segmen, sehingga dana yang dikeluarkan tidak sekaligus dan pada akhir dilakukan evaluasi.

§ Isu politik dari pembangunan jembatan ini dapat dimanfaatkan pihak-pihak oposisi pemerintah sehingga menciptakan ketidakstabilan jalannya proyek.

§ Pada saat ini masih banyak pihak yang skeptis akan keberhasilan proyek ini.

· Pertahanan

Sisi positif:

§ Jembatan Selat Sunda akan menjadi aset pertahanan strategis negara untuk mempermudah perpindahan aset-aset pertahanan sipil dan militer jika dibutuhkan.

Sisi negatif:

§ Jembatan Selat Sunda sebagai infrastruktur penunjuang mobilitas sipil dan militer akan lebih rentan untuk hancur dibandingkan penggunaan armada kapal ketika keadaan perang.

Setelah melihat sisi positif dan negatif dari pembangunan Jembatan Selat Sunda, saya melihat ada lebih banyak keuntungan untuk jangka waktu panjang dari pembangunan jembatan ini. Seperti yang kita sadari, seiring bertambahnya penduduk di Indonesia di masa depan, Pelabuhan Merak dan Bakauheni sudah dapat dipastikan akan semakin padat dan lalu lintas kapal juga akan menjadi semakin banyak. Perluasan pelabuhan terhalang oleh luas lahan dan penambahan armada kapal akan menyebabkan padatnya lalu lintas di Selat Sunda sehingga potensi terjadi kecelakaan antar kapal lebih besar.

Akibat semakin padatnya lalu lintas itu, bukan hal yang mustahil bahwa nantinya akan terdapat banyak jembatan-jembatan Selat Sunda lain di masa depan. Pembangunan Jembatan Selat Sunda ini, diharapkan akan menjadi model dan contoh dari rekayasa infrastruktur yang sukses bagi rencana-rencana mengatasi masalah lalu lintas antar pulau di Indonesia. Memang ini adalah proyek yang sangat besar, banyak tantangan, belum ada contoh nyata, dan lain-lainnya. Akan tetapi, jika tidak dicoba, bagaimana mitos-mitos kegagalan yang menghantuinya akan lenyap?

Sisi negatif dari pembangunannya seperti dana yang besar, dampak sosial, politik, dan pertahanan saya anggap sebagai suatu permasalahan yang sangat klasik dan seharusnya dapat diatasi oleh semua pihak. Sebaiknya ketika jembatan tersebut dibangun setahap demi setahap, pemerintah dan swasta tetap membangun industri lainnya menggunakan dana yang ada. Sehingga penciptaan industri baru tersebut akan memberikan pemasukan bagi APBN. Hanya dari sisi teknis dan infrastruktur yang saya rasa memang sebagai faktor alam, namun perencanaan yang baik dari insinyur-insinyur Indonesia tentu akan mengurangi resiko dari alam itu.

Saya juga menawarkan solusi bagi permasalahan tentang hilangnya industri dan jasa pelayaran di Merak dan Bakauheni dan masalah politik. Pelabuhan Merak dan Bakauheni dapat dijadikan pelabuhan bagi nelayan, atau untuk barang-barang konsumsi dan produksi bagi industri serta rumah tangga di kawasan, yang kita kenal dengan baik sudah memiliki banyak industri besar. Selain itu, kapal-kapal jasa pelayaran dapat dialihkan sebagian ke daerah di Indonesia yang masih membutuhkan tambahan kapal feri dan kapal cepat untuk penyeberangan antar pulau. Permasalahan di bidang politik seharusnya tidak perlu terjadi jika setiap pihak yang berkepentingan merasa dirinya sebagai Bangsa Indonesia dan bangga akan hal itu. Selain itu kesinambungan proyek ini perlu dijamin oleh suatu bentuk hukum yang sangat luar biasa mengikat sehingga dapat diselesaikan tanpa hambatan.

Kesimpulan

Pada akhirnya setelah saya meninjau semua data, perkiraan, dan dengan pertimbangan akal sehat, saya MENDUKUNG pembangunan Jembatan Selat Sunda. Karena pada akhirnya Indonesia juga akan membutuhkan banyak jembatan-jembatan seperti ini, sehingga kapan lagi harus dimulai jika tidak dari sekarang.

Friday, 25 February 2011

Jembatan Selat Sunda : Prestige vs Non-sense

jss1Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) merupakan sebuah megaproject Indonesia untuk membangun sebuah jembatan yang menghubungkan dua pulau besar di barat Indonesia yaitu Pulau Sumatra dan Pulau Jawa yang melintas di atas Selat Sunda. Konstruksinya dipimpin oleh PT Bangungraha Sejahtera Mulia. Panjang total jembatan ini sekitar 31 kilometer dengan rute yang terbagi menjadi enam. Jembatan Selat Sunda menggunakan konstruksi suspension bridge dengan bentangan utama yang terpanjang adalah 3 kilometer. Lebar ruas jembatan ini sekitar 60 meter dengan rincian : 2x3 jalur jalan raya, 2x1 jalur rel kereta api, dan 2x1 jalur darurat. Agar tidak menganggu lalu lintas perairan Selat Sunda, bagian clearance jembatan suspensinya dibuat lebih tinggi yaitu 65 meter dari permukaan laut. Posisi Jembatan Selat Sunda cukup dekat dengan Gunung Krakatau yaitu sekitar 40 kilometer. Jika konstruksi Jembatan Selat Sunda dapat diselesaikan pada tahun 2025, jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang di dunia.

Proyek Jembatan Selat Sunda diprediksi menelan anggaran sekitar 100 triliun rupiah dengan kurs dolar Amerika saat ini. Hal ini memunculkan pendapat kontra untuk membangun Jembatan Selat Sunda. Beberapa pakar yang diwawancarai media-media ada yang mengemukakan agar dana yang sangat besar itu digunakan untuk pelabuhan karena Indonesia merupakan negara maritim. Ada juga yang berpendapat bahwa pembangunan Jembatan Selat Sunda tidak masuk akal karena posisinya dekat dengan gunung aktif yang pernah membunuh ratusan ribu jiwa dan juga impian untuk menjadikan jembatan terpanjang dunia. Pro dan kontra terus bermunculan.

Pertama-tama, kita akan mencoba melihat segi positif dari Jembatan Selat Sunda dengan melihat kondisi saat ini dan beberapa pengalaman yang lalu. jss3

  • Jembatan Selat Sunda memberikan keuntungan dari segi perekonomian. Seperti yang kita tahu, Pulau Jawa merupakan pulau yang terpadat dan terbanyak penduduknya, serta menjadi pusat roda perekonomian Indonesia. Pulau Sumatra sudah mulai menggerakkan roda perekonomiannya dan sedang berkembang. Selain itu, Pulau Sumatra dekat dengan perbatasan Singapura dan Malaysia terutama di Pulau Batam. Jika kedua pulau ini dihubungkan, perekonomian yang membutuhkan lalu lintas darat akan menjadi lebih mudah, tidak perlu menunggu kapal ferry, dan juga jika pihak Asian Highway Network (Trans Asia Highway dan Trans Asia Railway) mengusulkan nantinya untuk membuat jalur darat dari Pulau Sumatra – Pulau Batam – Singapura – Malaysia, Indonesia sudah siap karena Pulau Sumatra sudah terhubung dengan Pulau Jawa.
  • Efisiensi waktu perjalanan ke pedalaman Sumatra maupun Jawa. Jalur darat merupakan satu-satunya jalur yang bisa merambat hingga pedalaman dari kota-kota besar dan metropolitan. Dengan adanya Jembatan Selat Sunda, lalu lintas di darat akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan lalu lintas perairan. Jika menggunakan kapal perlu waktu untuk bongkar muat dan juga transportasi ke daratnya.
  • Rencana konstruksi Jembatan Selat Sunda adalah membagi menjadi beberapa segmen, sehingga pembangunannya bisa dilakukan secara bertahap. Dengan pembangunan yang bertahap, dana yang digunakan bisa diatur terlebih dahulu dan dievaluasi sebelum pembangunan segmen berikutnya.
  • Penataan dan pembangunan di daerah sekitar ujung Jembatan Selat Sunda. Videjss4o mengenai Jembatan Selat Sunda di Youtube menganimasikan rencana pembangunan daerah-daerah tersebut dengan semacam kompleks perkantoran. Tentu saja bisa dipakai untuk mempermudah perusahaan-perusahaan yang pendistribusian barang-barangnya melewati Jembatan Selat Sunda.
  • Jika konstruksi sudah selesai termasuk proses instalasi perlengkapan tambahan dan siap digunakan, Jembatan Selat Sunda akan menjadi simbol kebanggaan bangsa Indonesia bahwa Indonesia bisa membangun sebuah suspension bridge dengan main span terpanjang di dunia.

Segi-segi positif yang telah disebutkan di atas masih banyak yang bersifat futuristik, artinya masih menjadi angan-angan yang bisa saja lama atau tidak untuk direalisasikan, sehingga banyak pakar-pakar infrastruktur serta media-media yang merasa pesimis konstruksi Jembatan Selat Sunda akan menjadi sesuatu yang mubazir.

Selanjutnya kita akan coba tinjau segi negatif dari konstruksi Jembatan Selat Sunda serta solusi apakah yang cocok untuk mengalihkan tujuan dari dana sebesar 100 triliun rupiah tersebut.

  • Jembatan Selat Sunda berada di daerah yang sangat riskan dengan bencana alam. Pertama yang akan terlintas ada Gunung Krakatau serta dampak sampingannya adalah gempa bumi. Jarak linear terdekat jss2Jembatan Selat Sunda dengan Gunung Krakatau adalah sekitar 50 kilometer (pengukuran dengan Google Earth). Kemungkinan kecil untuk material akibat erupsi Gunung Krakatau sampai di Jembatan Selat Sunda, tetapi untuk gulungan abunya bisa saja mengganggu meskipun skala kecil. Pastinya pengelola akan menetapkan status siaga dan menutup sementara Jembatan Selat Sunda. Dampak buruknya yang perlu dikhawatirkan adalah gempa vulkanik yang ditimbulkan. 50 km jarak horizontal bukanlah jarak yang jauh. Jika struktur jembatannya tidak dihitung secara cermat, kemungkinan akan terjadi kolaps atau hanya keretakkan (secara tidak langsung menyebabkan kolaps). Jika ada pengguna yang berada di tengah-tengah ruas jembatan, tentunya akan menimbulkan kepanikkan luar biasa dan menyebabkan kekacauan lalu lintas.
  • Selat Sunda merupakan jalur penting untuk lalu lintas perairan. Tiang-tiang pancang yang digunakan untuk pondasi tentunya akan mengganggu kapal yang akan lewat bahkan bisa saja terjadi tabrakan yang bisa merubuhkan jembatan. Meskipun pada bagian suspension bridge dibuat clearance yang tinggi (sekitar 65 meter), tetapi kapal yang melintas menjadi tidak nyaman dan bahaya tabrakan dengan pondasi tetap ada.
  • Pembangunannya memakan waktu yang lama, sedangkan kondisi Jalan Tol Jakarta-Merak benar-benar membutuhkan solusi untuk mengurangi kemacetan yang sangat parah. Tujuan akhir daripada Jembatan Selat Sunda tentunya untuk mengurangi kemacetan, tetapi ditakutkan selama proses konstruksi akan menyebabkan kemacetan yang bisa lebih panjang, terutama untuk penyambungan ruas jembatan dengan ruas jalan utama Anyer. Meskipun mungkin tidak akan menggunakan waktu lama, tetapi dampaknya sangat besar terutama untuk perekonomian.
  • Biaya tambahan setelah proses kontruksi akan terus mengucur. Jembatan sepanjang Jembatan Selat Sunda tentunya membutuhkan jadwal pengawasan dan perawatan yang disiplin dan teratur. Agar pengawasan dan perawatan semacam itu dapat terjadi, tentunya harus sebanding dengan jumlah dana yang dikeluarkan. Dana yang diperlukan akan sangat besar terutama untuk perbaikan jalan rusak (biaya transportasi), kebersihan Jembatan Selat Sunda, dan yang terpenting adalah pengawasan terhadap konstruksi. Coba saja dihitung berapa jumlah tiang pancang yang digunakan, berapa panjang kabel untuk jembatan, berapa panjang ruas Jembatan Selat Sunda, berapa panjang bagian jembatan yang kotor dengan sampah dari ujung jembatan di Pulau Jawa hingga ujung lainnya di Pulau Sumatra.

Sisi negatif pembangunan Jembatan Selat Sunda cukup realistis untuk dibayangkan, tidak seperti kebanyakan sisi positifnya yang futuristik. Proses konstruksi direncanakan akan selesai tahun 2025 dan sudah siap digunakan serta akan menjadi jembatan terpanjang di dunia. Tetapi negara-negara lain juga tidak mau kalah untuk membuat jembatan terpanjang di dunia. Faktanya sekarang adalah banyak negara yang lebih maju dari Indonesia baik dari segi ilmu maupun segi finansial. Bahkan bisa saja negara seperti Jepang, China, Amerika Serikat, dan lainnya yang baru merencanakan akan lebih dahulu selesainya dibandingkan proses konstruksi Jembatan Selat Sunda, atau setidaknya selesai tidak lama setelah proses konstruksi Jembatan Selat Sunda. Nampaknya memang orientasi utama dari pembangunan Jembatan Selat Sunda adalah untuk sekedar kebanggaan. Dari segi ekonomi nampaknya masih sedikit jika dilihat dari kondisi perekonomian Indonesia serta sistem-sistem ekonomi dan korupsi yang terus membuntuti.

Menurut pendapat saya, saya tidak setuju dengan pembangunan Jembatan Selat Sunda. Dari perbandingan antara segi positif dan segi negatif Jembatan Selat Sunda, segi negatif lebih kuat karena realistis dan koheren dengan kondisi yang ada sekarang ini dari berbagai sektor kehidupan. Kemacetan di Merak membutuhkan penyelesaian masalah secepatnya, bukan penyelesaian yang akan terjadi dalam kurun waktu 14 tahun lagi bahkan lebih. Indonesia juga membutuhkan penyelesaian masalah dari lalu lintas perairan dengan segera. Mungkin dana sebesar 100 triliun rupiah bisa digunakan untuk membuat pelabuhan pada beberapa kota di pesisir yang membutuhkan, perbaikan pelabuhan, perbaikan sistem lalu lintas perairan, dan sebagainya. Jembatan Selat Sunda bisa jadi bukan pemecahan masalah yang ampuh, tetapi tetap diharapkan agar Jembatan Selat Sunda nantinya dapat mematahkan berbagai keraguan dari berbagai pihak dan dapat menjawab persoalan-persoalan yang ada.

Friday, 14 January 2011

CASANOVA 2011

teman2, almamater gw yg tercinta (SMA Kolese Kanisius, Jakarta) ngadain acara 2 thnan nih, namanya Casanova. Acara ini dibagi lg menjadi beberapa acara yaitu CSAC (lomba-lomba yg menyangkut science) dan selalu diakhiri dgn JazzNite dgn bintang tamu yg keren2. Acaranya dari tgl 5 Feb – 12 Feb 2011.
Informasi lebih lanjut bisa kunjungi : www.casanova2011.com
166317_1617792157249_1009720166_31319757_7830002_n

Monday, 10 January 2011

Pake BB (dan gadget lain) Tau Situasi, Please…

siang ini gw menemukan kejadian yg mungkin bisa jd pelajaran buat kita smua dan bisa menjawab kenapa penggunaan BB dikabarkan mulai dibatasi oleh pak menteri Tifatul Sembiring.
gw ama nyokap gw kan mau perpanjang paspor nih ceritanya di kantor imigrasi bandara internasional Soekarno-Hatta ditemenin ama bokap gw. biar cpt urusannya, dibawalah jg tmn bokap gw, soalnya ud terkenal di bandara. haha… sesampainya di kantor imigrasi, pastinya nunggu antrian, tp dpt keringanan, jd cpt ngantrinya. haha… masuk ke ruang foto buat foto paspor, dan setelah itu masuk ke ruang wawancara dan di sinilah kejadiannya.
karena pas dipanggil diteriakin namanya, jd gw tau namanya siapa. sebut saja V. dia org kelahiran Medan dan lahir 1994 *ga penting bgt disebutin*. di ruang wawancara ini, kita ntar ditanya2 dikit ama petugasnya sama nyerahin dokumen2 penting kyk akte lahir dsb buat verifikasi. tuh anak dipanggil buat diberesin paspornya. ud duduk, dia ngeluarin gadget RIM-nya alias BB alias BlackBerry. pertama kan disuruh nempel apa gitu ama tanda tangan apa gw jg ga tau, dan dia jg sambil megang BB nya di tangan kirinya. si bapaknya ngomong, tuh anak malah main BB. pertama2 sih bapaknya masih selow. ud lama2 tuh anak dimarahin, “Kamu mau wawancara apa main hp? Kalau masih mau main hp, besok aja dateng lagi ke sini (kantor imigrasi). Kalo mau wawancara, simpen dulu hp-nya”. karena tingkahnya jg agak sengak, ya ud gw mampusin dlm hati. haha… malu kali yah tuh anak dimarahin ama petugas imigrasi. haha…
itu mungkin salah satu fenomena kota metropolitan yg emang sedang marak. boleh lah keliatan cool pake bb, ga gaptek, tp kan malu dong kalo ampe dimarahin petugas kantor pemerintahan. pake BB boleh, tapi sayangnya bnyk org yg menggunakan tidak sesuai dgn situasi di sekitarnya. ini kepentingan dia jg perpanjang paspor, kalo ga ngehargain petugas imigrasinya, gimana dia mau bantu lu dgn baik? pak petugasnya aja dianggapkurang penting dibanding bb, pdhal saat itu mau perpanjang paspor. emg bb nya bisa bantu apa? update status kalo lg diwawancara? ga penting… ga cuman BB aja lho ini, tp kasus BB di sini gw tekankan karena emg lg ada isu pembatasan layanan BB. nah, bisa jadi ini adalah salah satu alasannya. mungkin pak Tif prnh digituin ama anak buahnya. kan lama2 org kesel. ga smua org punya kesabaran unlimited, dan ga smua org punya batas toleransi yg tinggi.
masalah etika memang merupakan salah satu masalah bangsa Indonesia. bnyk yg sulit untuk menghargai org. malah ada yg menghargai org karena sedang ketemu bos, calon mertua, dsb. semua org sederajat di mata Tuhan. di hadapan Tuhan, bos, presiden, manajer, ibu rumah tangga, atlet, model, pelacur, pengemis, officeboy, pencuri, polisi, petugas imigrasi, bahkan si V tuh sama2 manusia. inget deh ama hukum karma, kalo lu ga ngehargain org, lu bakal ga dihargain org lain jg. coba jg begini, lu coba bayangkan sendiri kalo lu lg ngomong serius kyk lg presentasi, dan pendengar lu sibuk dgn urusan masing2. kalo normalnya, minimal lu bakal tersinggung.
kenapa bb cuman jd kontroversi di Indonesia? knp di eropa ga ada? soalnya org eropa tau etika yg baik saat berhadapan dgn org lain. makanya mereka bisa berkembang pesat. cobalah kita sama2 belajar menghargai org, contohnya kyk saat kuliah dgrin dosennya mskipun dosennya sendiri agak2. setidaknya kita belajar, lama kebiasa, dan bisa dicontoh ama anak cucu kita. kalo bangsa Indonesia jd beretika, bisa jd kita jd bangsa yg dihormati di dunia. keren kan…selain itu, coba berlatih memprioritaskan hal2 yg lebih penting. kyk contoh td, si V butuh paspor, tp dia ngerasa main bb lebih penting, pdhal yg negbantu ngurusin paspor lg ngomong.
sekian dari gw, mohon maaf kalo agak2 menyinggung bnyk org, tp setidaknya kita (trmasuk gw) coba bersama2 untuk menghargai org. gw jg ga bermaksud  buat ngelesin atau ngajarin kalian, tp emg bgtulah kenyataannya. itu ud naluri manusia, tmn2, soalnya kita diberi akal budi buat berpikir. tau situasi yg sedang kita hadapi, jgn ikutin nafsu trus. haha.. oke oke

Sunday, 9 January 2011

iOS vs Android

thn baru, teknologi baru. kira2 hal itu yg bisa digunakan sebagai analogi. iOS (sistem operasi iPod touch dan iPhone) thn ini nampaknya akan mendapat tantangan hangat dari Android, sistem operasi besutan Google yang dikhususkan untuk perangkat mobile, tablet, dan tv. tentunya masing-masing memiliki kekuatan yang mematikan untuk bisa menguasai pasar.

iOS
iOS, sistem operasi untuk iPod touch dan iPhone ini pastinya ud pada tau dong. iPod touch dan iPhone bisa dikatakan sebagai gadget yang memanjakan penggunanya dgn fitur2 unik dan tampilan grafis yang wah. yg membuat iOS bisa memanjakan penggunanya (meskipun minjem) adalah iOS mendukung sensor2 yang dinamis seperti accelerometer, multitouch, dsb. bnyk sekali aplikasi2 serta games seru yang menggunakan accelerometer dan multitouch. kalo biasa gw minjem iPod touch punya tmn, gw mainnya cuman Tap Tap Revenge, apalg yg Lady Gaga version extreme-nya pake 4 jari. haha…image selain itu, mulai dari iPhone 3GS ud disertain aplikasi kompas (bukan koran lhoo…). haha… jd setidaknya ada tambahan sensor seperti magnet sehingga aplikasi kompas itu bisa berfungsi.
bagi yg mau membuat aplikasi berbasis iOS, nampaknya harus memperhatikan hal penting yaitu harus punya komputer atau laptop dgn OS Leopard minimal. kalo yg ud macbook ud enak. tinggal install aplikasi xCode. kalo yg blm ada, ga usah dipaksa jg, kecuali kalo emang niat jd software developer. tapi kalo bisa bnyk gitu yg niat jd setidaknya ada software developer untuk iOS dari indonesia. hehe… selain itu, dgr2 dari temen sih, iOS mirip2 dgn bahasa C/C++, jd kalo yg ud punya pondasi bahasa C/C++, jgn buang2 kesempatan lg. lumayan lho prospek iOS, mskipun hanya produk dari Apple seperti iPod touch dan iPhone yg mendukung.

Android
menurut salah satu majalah khusus telpon seluler Indonesia, Android menguasai pasar Asia lho… Android saat ini dikembangkan di bawah kekuasaan raja mesin pencari di dunia maya,Google, dan versi OS yg terakhir adalah 3.0 dgn codename Gingerbread, mskipun yg sedang bnyk di pasaran Indonesia saat ini masih antara 1.6 (Donut) dan 2.1 (Éclair). imageAndroid inilah yg bisa dikatakan rival terberat iOS untuk menguasai pasaran. kenapa emg? karena Android jg support hardware2 yg membuat pengguna termanjakan, sama seperti iOS seperti accelerometer, sensor magnet, sensor cahaya, dsb. bahkan OS Android sendiri sudah diprogram untuk mendukung GPS. sehingga, bnyk ponsel berbasis Android yang memiliku fitur A-GPS. tampilan Android jg sekilas mirip dgn iOS. hanya dgn menekan satu tombol,lalu masuklah ke menu2 seperti yg disajikan iOS.
pengembangan aplikasi Android sbnrnya tidak membutuhkan alat-alat lain karena bisa dikembangkan dari sistem operasi manapun terutama Windows dan Linux. kita hanya perlu menginstall paket OS Android serta IDE untuk membuat aplikasinya. OS Android bisa di-download di website Android karena untuk melakukan debug program dibutuhkan semacam emulator dan paket kode Android. IDE yg umumnya dipakai adalah Eclipse, dan jgn lupa pastikan anda jg punya JRE dan JDK dari Sun Microsystem. prospek aplikasi Android bisa dikatakan cukup bagus bahkan jika perkembangan Android di pasaran Asia sangat pesat, bisa2 iOS tersaingi. bayangkan saja di Asia sendiri penduduknya sangat bnyk yg disumbang dari China, India, dan Indonesia, dan ketiganya sedang gencar dalam pemasaran produk ponsel berbasis Android. bahkan vendor ponsel2 sudah banyak yg sudah mengadopsi Android dalam produknya seperti Sony Ericsson, Samsung, HTC, Motorola, dsb.

Saturday, 8 January 2011

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB

Back to USM

semester 1 tpb bisa dikatakan sudah berlalu, tp semakin dkt dgn thn kedua yg artinya pilihan jurusan harus sudah matang, ga boleh labil. haha… salah pilih, terdampar, dsb bukan menjadi alasan untuk tidak sukses kalau kita masih ingin berusaha dan memang jurusan2 ftsl memiliki relasi yang tidak jauh (paling TL yg agak spesial, soalnya butuh pemahaman kimia yg cukup).

kembali pada saat kita daftar usm, snmptn, atau pas ud diterima jd mahasiswa ftsl ‘10, kita pasti baca2 dulu jurusan2 ntar kyk gini, prospek kerjanya gimana, dsb. nah, gw coba menyampaikan ulang lg nih dari situs pmbp itb 2011. selamat membaca!

Teknik Sipil (SI / 150)
Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud di sini sangat beragam, mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, hingga bangunan sarana dan prasarana transportasi, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai seperti pada fasilitas pengeboran minyak lepas pantai, serta berbagai fasilitas pembangkit dan transmisi energi. Singkatnya, di setiap saat ketika kita melintas di jalan raya, sewaktu berjalan-jalan di kawasan gedung pertokoan ataupun saat berkunjung ke bandara, semua yang kita lihat dan manfaatkan merupakan hasil karya lulusan Teknik Sipil.

Para ahli Teknik Sipil, umumnya dikenal dengan sebutan insinyur Sipil, awalnya bertugas membuat rancangan struktur bangunan secara lengkap; mulai dari pondasi hingga keseluruhan bangunan tersebut lengkap dan siap digunakan. Selama proses perancangan ahli Teknik Sipil bekerja dalam suatu tim pembangunan untuk meneliti, mengukur dan menentukan apakah kekuatan tanahnya memadai. Pada tahap yang sama ahli Teknik Sipil akan juga membuat rancangan bangunan dan menghitung dimensi dan kekuatan bagian-bagian bangunannya sehingga siap untuk dijadikan acuan bagi pihak pelaksana (kontraktor) untuk dibangun.

Tahap selanjutnya adalah tahap pembangunan atau konstruksi. Tahap pembangunan suatu rumah atau gedung sederhana, misalnya, dimulai dengan pekerjaan pemasangan pondasi, penyusunan kerangka gedung, dan dilanjutkan dengan pembangunan lantai dan dindingnya. Pada tahap pembangunan ini ahli Teknik Sipil harus bekerjasama dengan para ahli di bidang lainnya untuk memasang sistem kelistrikan gedung, sistem keamanan, serta perpipaan untuk air bersih dan saluran pembuangan limbahnya. Pada konstruksi bangunan-bangunan yang jauh lebih rumit tentu saja proses konstruksinya akan terdiri dari banyak pekerjaan dan semakin melibatkan banyak pula pihak-pihak dan ahli lain yang terkait.

Selain pembangunan baru, tugas seorang ahli Teknik Sipil juga mencakup pemeliharaan dan perbaikan bangunan yang sudah ada. Suatu infrastruktur, dapat mengalami perubahan fungsi atau penurunan kondisi selama masa layannya. Para ahli Teknik Sipil harus dapat merencanakan perbaikan / retrofitting pada struktur agar struktur tersebut dapat berfungsi dengan baik atau dapat bertahan terhadap gaya gempa besar yang mungkin terjadi.

Pada prinsipnya ilmu yang akan teman-teman pelajari pada prodi ini akan banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Teman-teman juga dituntut untuk menguasai prinsip-prinsip matematika dengan baik. Walau kini banyak perangkat lunak tersedia untuk membantu proses penghitungan, teman-teman akan tetap ditekankan mengenai pentingnya penguasaan pengetahuan dan pemahaman prinsip-prinsip dasar keteknikan. Selain mempelajari ilmu-ilmu teknis untuk keperluan merancang, membangun dan memelihara struktur bangunan, pada program studi Teknik Sipil juga akan dipelajari berbagai aspek manajemen konstruksinya. Di sini teman-teman akan diberi pengetahuan dan dilatih untuk dalam mengelola pelaksanaan konstruksi dengan baik (seperti: mengatur jadwal kerja, mengatur pekerja, bahan dan peralatan), sesuai dengan prinsip-prinsip efisiensi dan efektivitas dalam pengunaan berbagai sumberdaya, serta tetap menjaga dan memenuhi ketentuan lingkungan.

Prospek Kerja
Seorang sarjana Teknik Sipil memiliki prospek kerja yang sangat luas di dalam maupun di luar negeri, antara lain:
  • Bidang Pembangunan Infrastruktur
    • Seorang lulusan Teknik Sipil dapat berprofesi sebagai konsultan atau sebagai kontraktor yang bertanggung jawab melaksanakan pembangunan. Peluang lainnya adalah bekerja sebagai pegawai dalam bidang pengaturan dan kebijakan di instansi pemerintahan, seperti di Departemen dan Dinas PU, Bapenas, Bapeda dll.
  • Bidang Industri Energi, Pertambangan dan Pengolahan
    • Berbagai perusahaan di lingkungan industri migas, pertambangan, pengolahan seperti Pertamina, Schlumberger, PLN, Freeport, INCO, Pupuk Kaltim dll. membutuhkan sarjana Teknik Sipil untuk menyediakan dan memelihara berbagai bangunan dan fasilitas produksi.
  • Bidang Pendidikan
    • Seorang lulusan Teknik Sipil dapat menjadi pengajar/peneliti di perguruan tinggi/lembaga pendidikan atau di pusat-pusat penelitian.
  • Bidang lainnya
    • Para lulusan program studi Teknik Sipil juga mempunyai kemampuan yang cukup bersaing untuk bekerja di berbagai bidang non-keteknikan, seperti perbankan dan asuransi, atau berkarier di birokrasi pemerintahan atau bisnis di bidang-bidang lainnya.

Teknik Lingkungan (TL / 150)
Seiring dengan meningkatnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat timbul hasil samping negatif berupa limbah. Jika pengelolaan dan pengolahan limbah itu kurang baik akan menyebabkan tercemarnya lingkungan dan pada akhirnya lingkungan tersebut akan rusak.

Lingkungan hidup memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri sendiri (self-purification). Namun, jika konsentrasi dan ragam limbah yang diterima sangat besar, maka alam tidak mampu untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu dibutuhkan bantuan secara keteknikan, baik itu berupa tindakan kuratif (penyembuhan) ataupun preventif (pencegahan).

Teknik Lingkungan merupakan bidang keilmuan yang mempelajari apa saja tindakan kuratif dan preventif yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang terdiri dari air, tanah, udara, dan kesehatan lingkungan melalui pendekatan rekayasa teknik. Maksudnya, perekayasaan terhadap alat-alat dan metoda yang digunakan untuk meminimalisir efek negatif limbah (baik dari industri maupun rumah tangga) terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Disini teman-teman akan mempelajari ilmu tentang rekayasa air minum, seperti sistem penyediaan air minum, perencanaan bangunan pengolahan air minum, dll. Dipelajari juga tentang rekayasa air buangan meliputi cara penyaluran air buangan, perencanaan, konstruksi serta operasi dan pemeliharaan bangunan pengolah air limbah termasuk saluran air kotor dan saluran air hujan, dll. Dan pengelolaan buangan padat dan B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) termasuk pengelolaan sampah perkotaan dan sampah industri, dll. Selain itu, teman-teman akan mendapatkan ilmu tentang pengelolaan kesehatan lingkungan yang mempelajari epidemiologi (ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit), kesehatan dan keselamatan kerja, dll. Lebih dari itu, teman-teman juga akan mempelajari ilmu tentang pengelolaan kualitas lingkungan .

Oleh karena itu, dengan dipelajarinya seluruh aspek lingkungan, baik tentang pengelolaan maupun pengolahan menjadi senjata ampuh untuk menjaga dan memperbaiki lingkungan hidup. Selain yang dipelajari di bangku perkuliahan, teman-teman harus mampu melakukan modifikasi keteknikan sesuai dengan perkembangan jaman. Di bangku perkuliahan, teman-teman akan diberikan teknik-teknik dasar. Namun, ketika di lapangan, teman-teman dituntut untuk bisa mandiri dan kreatif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Selain itu, teman-teman dapat melakukan eksperimen sosial, dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang permasalahan lingkungan. Sehingga pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat keteknikan semata, melainkan juga pendekatan kultural. Isu lingkungan adalah milik semua orang. Degradasi kualitas lingkungan hidup adalah akibat aktivitas seluruh manusia. Oleh karena itu, penyelesaiannnya juga harus dilakukan oleh seluruh manusia dengan merubah paradigma (pola pikir) dan perilaku. Namun, tugas seorang insinyur TL untuk menyederhanakan permasalahan yang ada dan (selayaknya) menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Prospek Kerja

  • Instansi pemerintah
    • Disini teman-teman dapat bekerja sebagai tim ahli lingkungan hidup di departemen teknis maupun non teknis seperti PU, ESDM. Depdagri, KLH, BPLH, BPLHD, Kimpraswil, dan PDAM.
  • LSM/NGO Lingkungan Hidup
    • Teman-teman dapat mengaktualisasikan diri untuk terjun langsung ke masyarakat melalui lembaga swadaya masyarakat nasional/internasional seperti: WWF, WHO, WALHI, Greenpeace, dll.
  • Industri
    • Hampir semua industri membutuhkan kompetensi lulusan TL, yaitu pada bagian Safety Health & Environment (SHE) terutama sebagai environmental engineer/manager, misalnya pada industri migas & pertambangan (Schlumberger, Total, Chevron, KPC), industri mak-min (Indofood, Ultrajaya), industri lainnya.
  • Konsultan
    • Konsultan yang menyangkut ilmu TL diantaranya: konsultan AMDAL, konsultan perancangan bangunan pengolah air minm dan air limbah, dll.
  • Wiraswasta
    • Teman-teman juga dapat memasuki sektor wiraswasta, seperti memulai usaha pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomis, daur ulang limbah (baik limbah padat maupun cair) atau menjual produk-produk hasil penelitian sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Teknik Kelautan (KL / 155)
Apakah teman-teman pernah melihat kerangka bangunan lepas pantai, seperti bangunan-bangunan tempat pengeboran minyak di lepas pantai, atau teman-teman pernah melihat dermaga? Pernahkah terpikirkan, bagaimana bangunan seperti itu bisa dibuat? Tentu membutuhkan keahlian dan perhitungan yang sangat cermat bukan? Keahlian dan kecermatan itulah yang akan teman-teman pelajari di program studi Teknik Kelautan ITB atau biasa disebut KL.

Ilmu yang dipelajari dalam Teknik Kelautan sangat dekat dengan Teknik Sipil sebagai induk keilmuannya, terutama bidang Teknik Sumberdaya Air. Pada Teknik Sipil hal yang dipelajari berkaitan dengan infrastruktur keairan dari sejak hulu sampai hilir sungai dan sampai di pantai. Sedangkan pada Teknik Kelautan, infrastruktur keairan yang dipelajari adalah dari mulai batas pantai ke laut lepas.

Pada program studi Teknik Kelautan, teman-teman akan mempelajari tentang laut, bangunan lepas pantai, proses pantai, bangunan pelindung pantai, teknik perkapalan, akustik bawah laut, hidrodinamika laut, dan penyebaran polutan. Seorang mahasiswa Teknik Kelautan juga akan belajar mengenai data-data yang terkait dengan kondisi laut dan pantai dan juga bagaimana mengolah data-data tersebut. Dari hasil itu, seorang mahasiswa KL dapat merancang dan mendesain struktur bangunan yang tepat untuk dibangun di daerah pantai, laut, maupun permukaan air lainnya.

Misalnya dalam merancang sebuah dermaga, berbagai data perlu diperhitungkan. Dari mulai kondisi pantai tempat dermaga itu akan dibangun, seperti peta batimetrinya (kontur bawah laut), jenis tanah di pantai tersebut, dll, sampai data tentang kapasitas dermaga, ukuran kapal yang akan memanfaatkan dermaga itu, dll.

Seorang mahasiswa Teknik Kelautan juga dibekali dengan pengetahuan menggunakan perangkat lunak, yang akan membantu dalam proses perkuliahannya. Teman-teman juga akan mengikuti kuliah lapangan, yang akan membantu teman-teman melihat dan memahami kondisi dan permasalahan nyata.

Selain merancang bangunan baru, tugas seorang sarjana Teknik Kelautan juga mencakup pemeliharaan/perbaikan bangunan yang sudah ada, dan pengendalian masalah lingkungan laut dengan menggunakan teknik simulasi komputer yang mutakhir. Pada prinsipnya ilmu yang akan dipelajari banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika.

Prospek Kerja

Berdasarkan kompetensi yang dimilikinya, lapangan pekerjaan yang dapat digeluti oleh para sarja Teknik Kelautan diantaranya adalah :

  • Industri rancang-bangun bangunan pantai (perlindungan terhadap abrasi pantai oleh gelombang laut, reklamasi, sirkulasi air dalam pembangkit listrik tenaga gelombang dan tenaga pasang surut, dsb.)
  • Industri rancang-bangun infrastruktur bagi eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi dan mineral lepas pantai
  • Industri rancang-bangun infrastruktur transportasi laut (pelabuhan, jembatan laut, pengerukan, dll.)
  • Penanggulangan masalah sedimentasi di muara-muara sungai
  • Konservasi kawasan pesisir dan lingkungan laut
  • Pengendalian masalah Lingkungan Laut dari kegiatan eksploitasi minyak bumi dan mineral
  • Industri rancang-bangun perkapalan
  • Bidang kerja teknik kelautan lainnya, baik dalam lingkup penelitian, pendidikan dan pemerintahan

sumber : Fakultas dan Sekolah ITB

Tuesday, 4 January 2011

TransJakarta Koridor IX dan X

wah... 2 hari ini bner2 melelahkan, soalnya gw uji coba gimana sih rasanya naik busway koridor terbaru, IX (Pinang Ranti - Pluit) dan X (PGC - Tanjung Priuk) yg mulai beroperasi sejak 31 desember 2010 silam. kalo menurut gw pribadi, kinerja masih jauh dari memuaskan. banyak hal2 yang perlu dibenahi oleh pihak pengelola transjakarta.

1. PAM TransJakarta
PAM transjakarta atau bisa dianalogikan kyk keneknya busway kinerja kurang bagus. bukan karena belagu atau gimana, tp pengetahuan mereka tentang rute2 transjakarta masih minim kyk kalo mau ke kuningan gitu dari koridor X, turunnya di mana, mereka masih bingung. ada org nanya, malah yg jawab penumpang lainnya. selain itu, mereka jg masih kurang tegas dlm menangani penumpang. bus ud penuh pun masih dipaksa ampe dempet2an. kalau bisa dibuat semacam pelatihan mengenai hal2 tersebut agar pelayanannya semakin dirasa baik oleh penumpang2 transjakarta

2. Armada sangat sedikit dan distribusi antar waktu tidak rata
saat gw mulai perjalanan dari halte yg nyambung ama bpkp (lupa namanya), gw sampe nunggu 30 menit lebih. setelah itu barulah bus-bus TJ bagaikan parade. timingnya sangat tidak tepat sehingga ada kalanya halte sepi karena penumpang terangkut smua, tp ada kalanya sangat ramai karena penumpang yg menumpuk. hal ini tentu jg dikeluhkan penumpang lain. ada bapak2 sampai ngomong ke gw mengenai keluhannya, tp jelas gw ga bisa ngebantu. ya iya lah org gw bukan siapa2nya pengelola transjakarta gitu loh. haha…. jd terkesan pengelola TJ kurang siap 100%. lebih baik mempersiapkan dgn baik sehingga memunculkan kesan awal yg baik, dibandingkan cepat2, persiapan kurang, yg menimbulkan kesan kurang baik di hati para penumpang. untuk ke depannya, semoga pengelola transjakarta lebih siap sebelum membuka koridor yg baru agar mendapat kesan pertama yg bagus dari para penumpang.

3. Ironisnya halte Cawang UKI
gimana ga ironis, banyak sekali rute transjakarta yg melewati halte cawang UKI (depan UKI), tp ukurannya tetep dgn 2 pintu. tidak ada separator seperti HCB (Harmoni Central Busway). penumpang mengantri pada pintu yg sama dgn rute yg berbeda2. rute2 yg melewati halte tsb adalah : koridor VII (kp. rambutan – kp. melayu), pgc (pusat grosir cililitan) – senen, pgc-ancol, pgc-harmoni, koridor IX (pgc – tj. priuk), dan koridor X (pinang ranti-pluit). bayangkan saja betapa ramai dan sangat tidak teratur. bus dtg, ud kyk rebutan daging kurban, dorong2an. tentu ini mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. untuk hal ini, upaya yg dpt dilakukan adalah ekstensi ukuran halte seperti di HCB agar tidak semrawut.

4. Rute koridor IX membingungkan
Pinang ranti – Grogol? pertanyaan gw pas ngeliat papan kertas ala kadarnya di kaca depan. bukannya pinang ranti – pluit ya? ya ud mungkin dianggap sama, padahal grogol ama pluit tuh jauh, ga bisa dianggap sama. ternyata, busnya cuman sampe halte grogol dpn mall ciputra –_-‘. aduh, makin kecewa gw ga bisa ke pluit lsg. ya ud gw balik arah. satu lg yg bikin bingung, di halte grogol, tmpt kenaikan buat ke arah Pluit ama ke arah pinang ranti cuman beda sepintu. gw kira ada di seberang dpn trisakti. ya ud gw disuruh tunggunya di tmpt smstinya, tau2 bisa dari seberang dpnnya trisakti. gw dikerjain… mungkin pengelola TJ bisa lebih memperjelas informasinya, jgn pake selembar kertas aja. ilang atuh… tau sendiri jailnya org jakarta. haha….

tapi dibalik itu smua, ada hal2 baru yg gw liat dan bisa dianggap segi positif. pertama, ada door alarm-nya lho… haha… jd penumpang yg berdiri di dkt pintu tau kalo pintunya mau ngebuka. daripada kejepit gepeng ntar. hehe… tapi asal bisa dirawat dan dijaga dari tgn jail org jakarta aja. haha… selain itu, dibukanya 2 koridor baru nampaknya sangat membantu org2 pluit yg perginya paling ke pluit village, pluit junction, atau ga emporium. biar ga ansos gitu sekali2 ke CP atau plaza semanggi. haha… dan yg paling penting, dibukanya 2 koridor baru ini tentunya membuka lapangan pekerjaan, jd (kyknya) angka pengangguran di jakarta berkurang. rasanya sih begitu. haha…

sekian tulisan ala kadarnya dari gw. semoga pengelola transjakarta yg baca kekurangan2 koridor ix ama x jangan marah dulu. gw jg org jakarta, gw cinta jakarta meskipun kuliah di bandung, gw jg pengen jakarta maju dan ga dicabut status ibukotanya cuman gara2 hal2 sepele. jadikan sebagai masukan yg berarti buat peningkatan layanan transjakarta.
I LOVE JAKARTA!

gambar2nya nih gan selama perjalanan

Photo0236

kalo ini penampakan PAM transjakarta ama bus terbaru yg dilengkap door alarm, yg ada di atas pintu itu yg oren2. itu lampunya. selain itu ada suaranya jg.

 

 

 

Photo0231

gw suka ama yg ini. tempat khusus untuk penyandang cacat. tp kalo bus rame, ujung2nya pada berdiri di sini. haha….

 

 

 

Photo0230

nih penampakan dlm bus barunya. masih bersih dan kinclong. haha…

 

 

 

 

kalo masih bingung ama rute2 nya, bisa kunjungin link :
http://www.streetdirectory.co.id/indonesia/jakarta/travel/travel_id_11292/travel_site_538/travel_no_/
tp blm ada koridor ix ama x, jd ditunggu aja ya…

Monday, 3 January 2011

Pembayaran Semester II TPB 2010/2011

temen2 seperjuangan tpb, selamat tahun baru dulu pertama-tama, semoga di thn 2011, mimpi-mimpi kalian bisa terwujud. Amin
awal2 tahun di tengah euforia tahun baru, kita tentunya dipusingin ama masalah bayar membayar buat semester 2. gimana ga pusing, kalo ga bayar bisa nganggur 6 bulan. haha…
tapi yg makin bikin pusing, gimana cara pembayarannya. bnyk bgt versinya, tp yg dominan tuh autodebet ama transfer ke rekening itb. kalo autodebet dgr2 itb lsg potong saldo tabungan kita sebesar jumlah biaya tetap semester + biaya SKS, dan dipotongnya tanggal 18 januari 2011. jd disiapin aja di tabungan bni masing2. kalo yg mau transfer lsg, pengumumannya bisa diliat di www.tpb.itb.ac.id
dibaca baik2 ya… penting banget tuh infonya. haha….
ya.. gw cuman bisa bantu dgn info2 yg gw dgr sejauh ini buat tmn2 tpb. kalo ada yg punya info terbaru, bisa comment di sini aja. sharing2 info ya…. hehe…

info tambahan dari direktorat keuangan : Pengumuman Direktorat Keuangan tentang Pembayaran Biaya Pendidikan Semester II 2010/2011 (PDF) [login ol.akademik]

Welcome back…

setelah hibernasi dari blogger kira2 6 bulan, akhirnya gw kembali. isinya sih bakalan sama.. seputar dunia akademis, tp subjeknya beda dari yg dulu. kalo dulu2 kan macem2 seputar CC dari A ampe Z, kalo skrg seputar ITB terutama fakultas yg lg gw tekuni nih (FTSL). hehe… kan lg masa TPB nih, jd kmgknan ada mata kuliah yg sama mskipun beda fakultas. haha…
sekian sambutan kembali dari gw, selamat membaca ya teman2… Smile